ALLAH SWT Berfirman; "Sesungguhnya ALLAH dan Malaikat-Malaikat-NYA bershalawat untuk Nabi.Wahai orang-orang yang beriman,bershalawatlah kamu sekalian untuk Nabi { Muhammad } dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya dengan ucapan salam yang sesungguhnya"QS.AL-Ahzab:56
Tak terasa sudah seminggu daku tinggal di rumahku di kampung,ditempat kelahiranku.....setelah sepuluh tahun daku melanglang buana di negri orang di negri hutan beton...yang dihuni oleh orang-orang yang berkarakter keras.Namun dengan segala... more
Ombak di langit tengah pasang burung-burung memilih tak berenang senja di laut menjelma kertas buram sementara, karang-karang langit pun telah hilang terganti beton-beton menjulang hingga tak lagi kulihat sampan nelayan
Sebelum kita perlu mengetahui dahulu elemen apa saja yang terkandung dalam rokok. ROKOK mengandung kurang lebih 4000 elemen-elemen,dansetidaknya 200 diantaranya dinyatakan bahaya bagi kesehatan.Racun utama pada rokok adalah tar,nikotin,dan karbon... more
Kehidupan adalah suatu perjuangan yang tak pernah ada habisnya,sampai kelak menhadap yang Maha Kuasa,selalu saja ada masalah dan berbagai cobaan yang datang menghiasi warna... more
Masjid Jami'Tsim Sha Tsui kowloon ( MTR Exit A 1 )
Assalamualaikum.wr.wb "Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa mendapat kemenangan ( QS.An-Naba 31 ) Dalam rangka milad ke 1 , keluarga besar RANTAI PRIA INDONESIA DI HONGKONG ( RAPINDHONG ) akan menggelar pengajian: Yang... more
Ukhti Rifarida@alaikisalam Aamiin Ya ROBB.., Ia sama sama ukhti :-) Sayahpun minta maaf ,jika ada hilaf Salam ukhuwah fillah moga kita senantiasa dalam ridhoNYA :-)
Didalam hati ini berniat harus bergerak semampu dapat agar kelak di suatu saat bisa berbuat, tak hanya diam ditempat namun tahu ini bukan perkara mudah harus benahi dulu niat sebelum melangkah tentu agar tak keliru arah tak terjerembab dalam pembenaran yang salah bergerak sejak dini sebagai antisipasi membenahi diri menguatkan posisi bila tidak mulai dari sekarang mau menunggu sampai kapan lagi? bila tidak mulai dari sekarang lalu bagaimana nanti? dan terpenting selalu harus ingat adalah Ridho Illahi! Hidup itu memang tidak mesti selalu adem ayem saja. Sekali waktu ada masa diselingi masalah. Entah itu masalah keluarga, kesehatan, keuangan, pekerjaan, atau masalah hubungan sosial. Satu dua masalah mungkin bisa diselesaikan tanpa menggang...gu ritme kehidupan, tapi wajar pula jika ketika banyak masalah datang bersamaan, tubuh sedikit terhuyung agak sempoyongan. Dan belajar ikhlas barangkali menjadi obat mujarab agar hidup kembali bergairah dan tetap bergairah. HOT .. HOT … HOT! Namun namanya juga belajar memang tidak semudah bicara, dan jelas yang penting adalah prakteknya! Maksudnya mau ikhlas seperti apa tho Ngoi? Ikhlas nrimo sajalah tanpa usaha berbenah? Ah barangkali maksudnya belajar ikhlas seperti … ikhlas berani jujur mengaku salah, ikhlas berani jujur mengaku keliru, ikhlas berani jujur kurang … bersyukur !. Dan ech … dengan begitu barangkali dapat pahamlah bahwa, ternyata masalah sebenarnya itu bukan masalah keluarga, bukan masalah kesehatan, bukan masalah keuangan, bukan masalah pekerjaan, bukan juga masalah hubungan sosial, tapi masalah sebenarnya itu ternyata … diri sendiri! … yang kurang bersyukur atas nikmat karunia Ilahi! Hmm .. Astaghfirullah …!!! Maka Menentukan pilihan hidup memang bukan perkara mudah, apalagi jika resiko didalamnya diperkirakan sama-sama memiliki imbas yang cukup besar yang tidak hanya pada diri sendiri tapi juga pada orang disekitarnya. Dalam posisi seperti ini, r...asionalitas jelas harus dijaga agar selalu lebih unggul daripada emosi hati. Meski sudahlah mafhum rasanya tidak ada rasionalitas yang meluap-luap, sebaliknya yang sering ada adalah emosi yang meluap-luap. Dengan kata lain, kalaulah ada “the power of nekad”, maka tentu harus pula diimbangi dengan “rasa syukur yang dahsyat!” Dan karena hidup itu sendiri adalah pilihan, maka sesulit apapun mau tidak mau tetap harus memilih. Kalau sudah begini, rasanya penting untuk dicatat seperti apa kata Albert Einstein, ” berupayalah tidak hanya menjadi manusia yang sukses, tapi juga menjadi manusia yang bernilai.” Maka pilihan hidup yang baik tentu tidak hanya semata agar menjadi manusia yang sukses, tapi juga bagaimana menjadi manusia yang bernilai dengan iman dan taqwa serta dalam keridhoanNYA slalu. Oh .. betapa indahnya! … bila tidak hanya sebatas kata-kata …